It’s a TPT 014’s Story

Diapit oleh 2 pemuda & pemudi Batak, tentu butuh penyesuaian tersendiri..😀

Pemudi yang satu dengan karakter sanguinis yang meledak2 bak petasan di siang hari, sementara pemuda yang satunya lebih plegmatis setenang danau Toba.. *preeeeet…😛

Kami punya cerita tersendiri di TPT 014.

Di TPT 014 sudah hal yang biasa mendengarkan pertengkaran dan perdebatan antara Lubis dan Purba.. Tapi makin familiar lah aq sama istilah2 Batak.. macam MAOS, Dang adong Roha, MOHOP, Congo..😀

 

Banyak hal yang qt bahas mulai dari hal yang sangat absurd sampe dengan hal-hal yang absuuuurdddd 1 juta kali lipat (maksudnya absurd bangedddd alias super absurd atau absurd mampus dengan kata lain absurd to the max pokoknya gak jelas)

 

Misalkan membahas Dek Boy yang Jogging pake sepatu baru, tapi yang ditampilin justru foto dg pose seluruh badan, padahal judul-nya sepatu baru, menurut logika-nya kan fotonya fokus ke sepatu barunya dek Boy..😀

 

Atau saat kami membahas tentang Cewek yang disukai Pria sejati adalah Cewek yang berkarakter. Liat aja istri dari bule2, kebanyakan mereka fisikly gak cantik2 banget, gak berkulit putih mulus, gak berbadan proporsional bak model2 catwalk, tapi mereka punya sesuatu, yaitu karakter, kepribadian yang kuat alias smart, nyambung kalo diajak ngobrolin apa aja, itu yang penting. Dan itu tuh Listra bangeeeeeed. Makanya mas Danang itu salah selera, salah gaul lebih tepatnya… nyarinya yang berkulit putih, tinggi dan cantik. Heloooooowh, mas Naaaang, selera macam apa itu? *koq jadi aq yang marah2*. Denger penjelasan panjang lebar dari si Listra, dek Boy langsung sewot, sambil berjalan kearah mesin printer. Ternyata dari tadi Listra ngeprint berlembar2 SKT sambil bahas Cewek yang Berkarakter, gak ada satu pun SKT yang berhasil keprint. Kata Dek Boy “BELUM KAU NYALAKAN PUN MESIN PRINTER-NYA KAK” *hening* *Buwahahahahaha*. Jadi intinya cewek yang berkarakter adalah, Cewek yang ketika mengeprint file dari PC-nya tapi kondisi mesin Printer-nya masih OFF (sampai kiamat pun gak bisa kau print itu file-nya Lis… amangjotaheeee)

Dan sesuatu banget itu adalah, cinta bersegi2 diantara petugas TPT… Yaaak… cinlok itu adalah hal yang biasa terjadi… Tapi yang ini lebih dari sekedar cinlok biasa.. Jadi, cerita cinlok itu bermula karena tempat duduk Listra bersebelahan dg mas Danang, makin lama tumbuh lah perasaan yang entah apa namanya.. Tapi dengan tiba2 munculah sesosok mba Paulin, yang entah kenapa bisa dibikin klepek2 sama mas Danang.. padahal Listra udah mati2an jatuh bangun berusaha merebut hati mas Danang. Namun apa daya, gak cuman cinta-nya Listra yang ditolak, bahkan nasi Padang persembahan dari Uncle Sam melalui kurir dek Boy pun ditolaknya. Cara menolaknya pun gak main2, bukan dg kata2 layaknya remaja yg lagi menolak cinta (kan biasanya klo remaja menolak cinta pasti bilang ”mending qt sahabatan aja dulu yaaa…”) Kali ini bukan begitu sodara2… Cukup dengan SENDAWA…yaaak, mas Danang menolak cinta Listra dg sendawa… Mas Danang menolak nasi Padang… Dan selain penolakan sendawa, masih banyak penolakan2 sadis lainnya.. ckckkckck… OOoh,,, sakitnyaaaa…oooh…sakitnyaaaaa… *backsound lagu Judika-Bukan Dia tapi Aku*.

Pada akhirnya entah siapa yang bakalan mendampingi mas Danang kelak, yang pasti mba Paulin mengaku2 sebagai istri tua mas Danang, dan Listra mengaku sebagai istri mudanya mas Danang. Mereka memang istri2 yang tak dianggap dan sering berantem gak jelas, walopun sebenernya inti pertengkarannya gak jauh2 dari warna kulit. Mereka berdua memang kasian banget yaaah. Let’s pray for Listra dan mba Paulin..😀

 

Kalo antara aq sama dek Boy lain cerita.. sebenernya kita berdua sudah sama2 tau, qt berdua punya kecocokan…tapi apa daya, semesta berkata lain.. each of us, have our own world in our mind.. Kata Listra, kami berdua sama2 punya pikiran yang absurd, jadi gak cocok.. hiks..hiks…. Yang pasti kami berdua setuju kalo film animasi Larva gak begitu lucu2 amat, dan kami yakin gak cuman kami ber2 aja yg bilang itu koq *tetep nyari temen*, ya kan dek Boy?😀

 

Walopun gitu aq akan tetap mendoakanmu dek Boy, smoga nanti kau bisa dapetin boru Simanjuntak.. padahal klo ada yang jualan marga Simanjutak, pasti udah kubelinya..biar bisa jadi pertimbanganmu buat memilih dirikyu dek Boy… huwaaaaa…*yang kalimat terakhir ditulis dibawah pengaruh SPT stadium penerimaan tanggal 20 alias mabok parah*

 

Kami petugas TPT 014 berkeyakinan, bahwa TPT mempunyai kutukan tersendiri.. ketika sudah masuk ke dalam lingkarannya, maka akan sulit untuk keluar (keluar dalam arti denotatif, artinya kami memang susah untuk makan siang di luar kantor, atau sekedar ijin pergi keluar kantor, karena pasti akan memakan korban. Korbannya siapa lagi kalo bukan rekan TPT yang lain..hohoho). Yang pasti kalo TPT dalam keadaan genting, yang dijadikan tumbal adalah mas Danang.. hihihi.. yup, mas Danang adalah petugas TPT bayangan…😀

 

Terus, ada salah satu WP Mampang yang mungkin bisa dibilang agak labil yang selalu menghebohkan TPT 014, kami menyebutnya si Raja Gopal, karena face-nya mendekati muka lokal orang India (yaah, you know laah, how an Indian people look a like.. mehehehe..😀 ) kenapa si Raja Gopal bisa heboh dan labil? hanya Tuhan yang tahu, yg pasti tiap dia lapor SPT PPh pasal 25 selalu menekankan bulan lapor SPT-nya harus betul, selain itu jangan lupa untuk menyetempel SSP lembar pertama yg dibawanya (padahal apa material-nya coba, menyetempel SSP lembar 1? sekali lagi hanya Tuhan yang tahu), setelah itu jangan lupa untuk meminjami-nya staples..yaak, jangan lupa staples, itu sangat penting sekali, kalo anda gak mau berurusan lama2 dg Raja Gopal,segeralah pinjami dia staples.

 

 

Pas awal2 jadi petugas TPT, saking lugunya diriku, pernah Dek Boy ama mba Paulin ngerjain aq.. Karena masih newbie, jadi masih belum lancar ngerjain job sehari2.. Mba Paulin dan Dek Boy memang sama2 licik, bedanya..kalo mba Paulin dalam wujud Kucing licik, sementara dek Boy dalam penampakan Panda Licik… xoxoxoxo…

 

Sepele banget sih, gara2nya aq salah nyetak kartu NPWP, akhirnya banyak kartu NPWP yang void… Tapiiiiiii, dengan muka serius mereka berdua bilang klo aq harus bertanggung jawab atas kerugian Negara gara2 salah nyetak kartu NPWP. Kata mereka harga perolehan satu kartu NPWP adalah 50.000 rupiah… Aq langsung syoook… dan ternyata mereka sukses ngerjain aq yang masih polos ini… huhuhuhuhuhu… Entah penetapan 50.000 rupiah itu dr SK Menteri mana… Padahal mereka juga sering salah nyetak kartu dan gak mengganti kerugian atas kesalahan cetak kartunya…huuuufh… >.<

 

Well, kami memang biasa melakukan hal2 yang absurd untuk membesarkan hati kami, jadi klo ada yang heran dengan tingkah kami, sebaiknya abaikan saja.. karena galauisme adalah sesuatu banget bagi kami.. Alhamdulillah yaaa… *Syahrini.com*😀

 

Kesamaan2 kami ber 3 (aq, Listra sm dek Boy) antara lain :

 

1. Kami ber-tiga smuanya suka musik, yuppppiii, we are music lover. Dan gak jarang kami ber-3 sibuk dengan keautisan sendiri2, sibuk menikmati playlist musik dari PC masing2. Walopun selera musik kita ber-3 beda2, namun tetap satu jua, bhineka tungal ika.. hohoho..

 

Selera musik Listra : lebih ke musik2 cewek, nge-beat dan tentunya smua lagu2 kesukaanya mas Danang (udah cinta mati kayaknya sm mas Danang)

 

Selera music dek Boy : lagu2 patah hati yang mengiris jiwa, lagu2 mellow, walopun kadang suka muter lagu2 alay.

 

Yang pasti baik Listra ataupun Dek Boy sama2 menyukai lagu2 dari Serial Film Glee..

 

Selera musik-ku lebih netral, jadi telingaku bisa nerima selera musik dari Listra ataupun dek Boy. Smua musik aq suka, jadi klo ditanya siapa itu Armin Van Burren atau Vicky Sianipar, aq bisa jawab.. xoxoxoo…

 

Dan entah kenapa semua musik kesukaan mas Danang, jadi ngehits di playlist kami ber-3. Bahkan Maddi Jane (Jar of Hearts & Price Tag) menempati posisi paling atas di chart music TPT 014 selama beberapa minggu.

 

2. Kami sering kehilangan bulpen di TPT.. hiiiiiiiiks, sedihnyaaaaa, bagi siapa pun yang ngambil, tolong dong balikiiiin…😦

 

3. Kami suka berfotooooooo.. hehhehe, hampir setiap event ada acara sesi foto-nya..yang pasti album foto kami udh banyak banget.

 

Demikian sekelumit cerita TPT 014, khawatir klo diceritain smuanya nanti banyak yang terenyuh dan bersimpati atas kondisi kami ini, apalagi sampai2 menyumbangkan AC atau kipas angin, sama sekali kami tidak mengharapkan itu smua, jujur udah hampir dua bulan ini, AC yang di pojok kanan ruangan kami sedang rusak, jadi harap maklum. Terimakasih.

 

Nice to have you all, guuuys… :-*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: